Dislutkan Kalteng Matangkan Persiapan Kampung Nelayan Merah Putih 2027, Perkuat Kompetensi Tim Penilai
GlobalKalteng.com || PALANGKA RAYA –
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah terus mematangkan persiapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2027. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni melalui pembukaan Pelatihan Tim Penilai dalam rangka penyiapan dan perencanaan calon lokasi program tersebut, Selasa (27/10/2026).
Pelatihan ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses identifikasi dan penilaian calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih berjalan secara terukur, objektif, dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kapasitas teknis tim penilai sekaligus menyamakan persepsi dalam melaksanakan survei, verifikasi, penilaian, serta fasilitasi kesiapan calon lokasi.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni, S.I.P., M.Si., menegaskan bahwa kesiapan sumber daya manusia dan ketepatan proses penilaian merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan kampung nelayan.
“ Kegiatan ini bertujuan menyamakan pemahaman dan meningkatkan kemampuan teknis tim penilai dalam survei, verifikasi, penilaian, serta fasilitasi kesiapan calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih yang melibatkan perguruan tinggi dan NGO dari 37 provinsi,” demikian disampaikan Sri Widanarni dalam kegiatan tersebut.
Melalui pelatihan ini, tim penilai diharapkan memiliki pemahaman yang komprehensif dalam mengidentifikasi potensi wilayah, memverifikasi kesiapan calon lokasi, serta memastikan setiap tahapan perencanaan dilaksanakan secara cermat dan akuntabel.

Ketepatan dalam menentukan calon lokasi menjadi aspek krusial agar pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dapat menjawab kebutuhan masyarakat pesisir. Program ini diharapkan tidak hanya menghadirkan kawasan permukiman nelayan yang lebih tertata, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas, penguatan aktivitas ekonomi, dan perluasan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor kelautan dan perikanan.
Sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi nonpemerintah (non-governmental organization/NGO), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya juga menjadi elemen penting dalam mendukung proses penyiapan lokasi. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang lebih matang, sesuai potensi daerah, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat pesisir.
Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah berharap pelatihan ini menjadi fondasi bagi pelaksanaan program Kampung Nelayan Merah Putih Tahun 2027 yang tepat sasaran, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan persiapan yang terarah, penilaian yang profesional, serta kolaborasi lintas sektor yang kuat, Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan menjadi salah satu upaya strategis dalam memperkuat pembangunan sektor kelautan dan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Indonesia.
(FS/Red.GK) 2026

Tinggalkan Balasan