Sopir Angkutan Bersiap Lapor ke Kementerian PUPR, Soroti Jalan Nasional Menuju Barito Utara yang Sempit dan Minim Bahu Jalan
GlobalKalteng.com || MUARA TEWEH –
Keluhan para sopir angkutan barang yang setiap hari melintasi ruas jalan nasional menuju Kabupaten Barito Utara kian memuncak. Kondisi badan jalan yang dinilai terlalu sempit, minim bahkan tidak memiliki bahu jalan, serta posisi badan jalan yang jauh lebih tinggi dari permukaan tanah di sisi kiri dan kanan disebut menjadi penyebab seringnya terjadi insiden lalu lintas. Jumat (24/7/2026).
Sejumlah sopir mengaku harus menghadapi risiko tinggi setiap kali berpapasan dengan kendaraan besar dari arah berlawanan. Sedikit saja roda keluar dari badan jalan, kendaraan berpotensi terguling karena tidak adanya bahu jalan yang memadai.
“Jalan ini sempit, bahunya hampir tidak ada. Badan jalannya juga tinggi. Kalau sedikit keluar, ban langsung amblas dan truk bisa terguling. Hampir setiap hari ada saja kejadian,” ungkap salah seorang sopir yang enggan disebutkan namanya.
Menurut para pengemudi, kondisi tersebut tidak hanya membahayakan keselamatan, tetapi juga menghambat distribusi logistik menuju wilayah DAS Barito yang menjadi jalur utama angkutan barang.
Merasa keluhan mereka selama ini belum mendapat perhatian serius, gabungan sopir angkutan barang dikabarkan tengah mempersiapkan laporan pengaduan resmi kepada Kementerian PUPR. Laporan tersebut akan memuat dokumentasi kondisi lapangan, titik-titik rawan kecelakaan, hingga daftar insiden yang diduga dipicu oleh sempitnya badan jalan dan tidak tersedianya bahu jalan.
Para sopir mendesak BPJN segera melakukan evaluasi teknis terhadap ruas jalan nasional tersebut, termasuk pelebaran badan jalan, pembangunan bahu jalan sesuai standar keselamatan, serta penataan elevasi badan jalan agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari BPJN Kalimantan Tengah terkait rencana pengaduan para sopir maupun tuntutan agar dilakukan pelebaran dan peningkatan standar keselamatan pada ruas jalan nasional menuju Kabupaten Barito Utara.
(Red.GK) 2026
