Polda Kalteng Gelar Tes Psikologi Rekrutmen Bintara Polri, 881 Peserta Ikuti Sistem One Day Test Transparan
GlobalKalteng.com || Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar tahapan tes psikologi dalam rangkaian rekrutmen penerimaan Bintara Polri tahun anggaran 2026.
Dalam tes yang digelar mulai Minggu (26/4) hingga Kamis (30/4) ini diikuti peserta rekruitmen Bintara Polri dengan sistem gelombang di tiga lokasi berbeda, yakni SMK Negeri 1, SMK Negeri 2, dan SMA Negeri 1 Palangka Raya.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Karo Sumber Daya Manusia (SDM) Kombes Pol Leo Surya N. Simatupang, menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan secara transparan untuk mencegah potensi kecurangan.
Sistem soal hingga pengisian sepenuhnya disiapkan langsung oleh Mabes Polri. Panitia daerah hanya bertugas menyediakan sarana dan prasarana.
“Peserta sendiri yang akan mengerjakan seluruh perintah dalam soal. Hasil tes akan langsung keluar pada saat itu juga, hanya berjeda beberapa detik setelah ujian selesai. Sehingga tidak mungkin terjadi penyimpangan,” jelas Karo SDM, dalam keterangan resminya, Senin (27/4/2026).

Kombes Leo menyebut bahwa sebelum ujian dimulai seluruh perangkat komputer yang digunakan telah diaudit oleh pengawas internal, pengawas eksternal, dan ahli IT.
“Hal ini untuk memastikan tidak ada aplikasi maupun jaringan yang dapat mengganggu jalannya tes. Peserta baru diperbolehkan masuk setelah audit selesai dan selanjutnya mendengarkan petunjuk langsung dari Mabes Polri,” terangnya.
Karo SDM mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan iming-iming tertentu. Kelulusan peserta sepenuhnya bergantung pada usaha dan kemampuan masing-masing.
“Jangan sampai terpengaruh ada yang mengatakan bisa mengatur atau memastikan nilai terbaik. Pastikan anak atau saudara yang ikut seleksi memang sudah siap, karena hasilnya murni dari usaha peserta,” tegasnya.
Ia menambahkan, seluruh rangkaian tes rekrutmen Bintara ini menerapkan sistem One Day Test. Artinya, setiap tahapan tes dilakukan dalam satu hari dan hasilnya langsung diumumkan pada hari yang sama.
“Sistem serupa juga akan diterapkan pada tes akademik dan tahapan selanjutnya untuk menjamin akuntabilitas, proses seleksi turut diawasi pengawas internal dari Propam dan Itwasda, serta pengawas eksternal yang melibatkan tokoh masyarakat, perwakilan universitas, dan pihak sekolah,” tandasnya.
(Red.GK/Humas Polda Kalteng)

Tinggalkan Balasan