Wagub Kalteng Tekankan Percepatan Belanja Daerah, Rakor TEPRA Jadi Momentum Akselerasi Pembangunan Berkualitas  

GlobalKalteng.com || PALANGKA RAYA –

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mempertegas komitmennya untuk mempercepat realisasi anggaran sekaligus memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Provinsi Kalimantan Tengah per 31 Juli 2026 yang dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, di Aula Eka Hapakat Lantai III Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).

Rakor yang diikuti para bupati dan wali kota se-Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah lingkup Pemerintah Provinsi, serta pengelola TEPRA provinsi dan kabupaten/kota tersebut menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan anggaran sekaligus menyusun langkah percepatan pada sisa tahun anggaran 2026.

Dalam laporannya, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Linae Victoria Aden, menjelaskan bahwa Rakor TEPRA bertujuan memperkuat pengawasan terhadap realisasi anggaran, mengevaluasi capaian pelaksanaan APBN dan APBD, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan solusi konkret agar target pembangunan dapat dicapai secara optimal.

Berdasarkan data hingga 31 Juli 2026, realisasi keuangan APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah tercatat sebesar 30,61 persen, dengan realisasi fisik mencapai 32,51 persen. Sementara itu, realisasi keuangan APBD pemerintah kabupaten/kota telah mencapai 39,65 persen, disertai realisasi fisik sebesar 44,45 persen.

Pada tingkat perangkat daerah provinsi, capaian belanja tertinggi diraih oleh Biro Organisasi, Badan Penghubung, serta Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

Adapun di tingkat kabupaten dan kota, realisasi belanja tertinggi dibukukan oleh Kabupaten Sukamara, Kabupaten Gunung Mas, dan Kabupaten Katingan.

Sekda berharap seluruh perangkat daerah mampu meningkatkan percepatan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran sehingga target pembangunan hingga akhir tahun dapat tercapai sesuai rencana.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, saat membacakan sambutan Gubernur, menegaskan bahwa Rakor TEPRA tidak sekadar menjadi agenda evaluasi rutin, melainkan wadah strategis untuk memperkuat sinergi dan menghadirkan solusi atas berbagai tantangan dalam pelaksanaan pembangunan.

Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran harus menjadi pendorong lahirnya inovasi, kreativitas, dan peningkatan kualitas kinerja aparatur.

Percepatan penyerapan anggaran, kata Wagub, harus berjalan beriringan dengan pelaksanaan program yang efektif, tepat sasaran, akuntabel, serta mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Wagub juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan pemerintah kabupaten/kota agar terus menyelaraskan program pembangunan dengan Asta Cita Presiden serta Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) sebagai prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan pembangunan berlangsung lebih terintegrasi, efisien, dan menghasilkan capaian yang maksimal.

Melalui Rakor TEPRA ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah optimistis percepatan realisasi anggaran dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai program pembangunan strategis mampu diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

(Red.GK) 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini