Listrik Belum Merata, DPRD Kalteng Desak Pedalaman Murung Raya Jadi Prioritas
GlobalKalteng.com | PALANGKA RAYA
Pemerataan listrik di wilayah pedalaman Kalimantan Tengah dinilai masih menjadi pekerjaan rumah yang mendesak. Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Sirajul Rahman, meminta pemerintah tidak lagi melihat akses listrik sebatas pembangunan infrastruktur, tetapi sebagai kebutuhan dasar yang menentukan kualitas hidup masyarakat.
Sirajul menyoroti masih adanya sejumlah desa di Kabupaten Murung Raya yang belum menikmati aliran listrik. Kondisi tersebut, menurutnya, harus segera ditangani melalui langkah yang lebih terukur dan menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah.
“Masih ada sejumlah desa yang belum menikmati aliran listrik sehingga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya, Rabu, 22 Juli 2026.
Menurutnya, ketimpangan akses listrik berpotensi memperlebar kesenjangan pembangunan antara wilayah perkotaan dan pedalaman. Ketiadaan listrik tidak hanya berdampak terhadap kebutuhan rumah tangga, tetapi juga membatasi optimalisasi pelayanan publik, pendidikan, kesehatan hingga aktivitas ekonomi masyarakat.
Karena itu, Sirajul mendorong pemerintah memprioritaskan penyediaan listrik, terutama di ibu kota kecamatan yang menjadi simpul pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
“Pemerintah perlu memprioritaskan penyediaan listrik di ibu kota kecamatan karena menjadi pusat pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Dengan pasokan listrik yang memadai, berbagai fasilitas umum dapat beroperasi lebih optimal,” tegasnya.
Ia menilai, masuknya jaringan listrik ke wilayah pedalaman juga akan membuka peluang lebih besar bagi peningkatan kualitas pendidikan. Anak-anak di desa dapat memanfaatkan perangkat digital dan akses internet sebagai sumber pembelajaran tambahan.
“Kalau listrik sudah masuk, siswa akan lebih mudah belajar dan mengakses informasi. Ini akan mendukung peningkatan kualitas pendidikan di desa,” lanjutnya.
Tak hanya pendidikan, ketersediaan listrik juga dinilai dapat memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat. Pelaku usaha di desa akan memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan kegiatan produksi maupun usaha berbasis teknologi.
Sirajul kembali mengingatkan agar desa-desa terpencil di Murung Raya yang hingga kini belum teraliri listrik tidak luput dari perhatian pemerintah. Menurutnya, pembangunan harus memastikan masyarakat di wilayah pelosok memperoleh hak atas pelayanan dasar secara setara.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Murung Raya bersama pemerintah provinsi dan pihak terkait dapat mempercepat pembangunan maupun perluasan jaringan listrik hingga menjangkau desa-desa yang masih mengalami keterbatasan akses.
“Pemerintah daerah perlu memberikan perhatian lebih agar desa-desa yang belum menikmati listrik bisa segera terlayani,” pungkasnya.
(FS)

Tinggalkan Balasan