STOK PERSEDIAN LOGISTIK KESEHATAN MASIH TERSEDIA DALAM MENGHADAPI KARTHULA DI KALTENG

 

Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPPM. Kepala Dinkes Prov. Kalteng Saat Diwawancara Media (Foto : Fahri)

GlobalKalteng.com,
Palangka Raya
– “Dr. dr. Suyuti Syamsul, MPPM. Kepala
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah mengatakan bahwa persedian stok logistik Kesehatan
dalam menghadapi karthula di Kalteng masih aman dan tersedia,” katanya saat di wawancara
media usai Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Minggu (01/10/2023).

Suyuti Syamsul juga
menyampaikan syarat dikatakan itu bencana tingkat provinsi adalah ada 2 (dua)
Kabupaten yang menyatakan itu sudah bencana, tanggap darurat bencana sampai
sekarang masih belum, jadi untuk provinsi belum bisa dikatakan tanggap bencana,”
katanya.

Sampai saat ini Dinas
Kesehatan Prov. Kalteng itu masih berada yang disebut dengan pre-bencana kalau
sudah terjadi bencana tentu persiapan logistik kita siapkan kemudian tentu
penyiapan tenaga dengan peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan sebagainya
itu sudah kita laksanakan, penyedian logistik sudah kita siapkan, kita masih
memiliki persediaan masker sisa-sisa dari covid juga masih cukup banyak maskernya
kemudian kita menyediakan obat-obatan esencial untuk mengobati yang mengalami
gangguan napas dan itu akan kita keluarkan secara berkala sesuai kebutuhan
dilapangan, tidak langsung ke masyarakat, tidak langsung ke fasilitas pelayanan
Kesehatan namun berjenjang ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, dan sampai
sekarang juga permintaan mereka belum banyak.

“Kepala Dinkes Prov. Kalteng juga
mengungkapkan kalau Kabupaten/Kota yang mengalami tanggap darurat asap tidak
ada permintaan jadi kita tidak akan kirim, asumsi kita kalau mereka belum minta
jadi mereka masih punya persediaan karena jangan dilupakan persedian di Dinas
Kesehatan itu penyangga, itu keluar ketika kebutuhan terjadi kekurangan
dilapangan jadi Dinas Kesehatan itu kira-kira seperti gudang farmasi seperti
bulog mengeluarkan beras kalau tidak ada lagi dan Dinas Kesehatan ini bukan
fasilitas pelayanan kesehatan, yang fasilitas pelayanan Kesehatan itu seperti Rumah
Sakit, Puskesmas kalau masih ada persedian mereka masih bisa beli di apotik, pedagang
besar farmasi, kami tidak perlu keluarkan seperti bulog kalau ada beras buat
apa kita keluarkan seperti itu,” tegasnya.

Mengakhiri wawancara Kepala Dinas
Kesehatan mengatakan “akan mengeluarkan stok logistic Kesehatan apabila yang
pertama itu ada permintaan dan yang kedua dilapangan terjadi kekurangan stok
persediaan baru kita lepas,”tutupnya. (Fahri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version