Gereja Maranatha Palangka Raya Segera Diresmikan, Juni Gultom Matangkan Persiapan Bersama Panitia

Foto : Kepala Dinas PUPR Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.TP., saat memimpin rapat mematangkan persiapan peresmian Gereja Maranatha Palangka Raya

GlobalKalteng.com || PALANGKA RAYA –

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah mulai mematangkan persiapan peresmian Gereja Maranatha Palangka Raya yang dijadwalkan berlangsung pada awal Desember 2026. Rapat koordinasi bersama panitia pembangunan digelar untuk memastikan penyelesaian akhir bangunan dan seluruh rangkaian peresmian berjalan lancar.

Rapat yang berlangsung di Kantor Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kalteng, Prof. Dr. Ir. Juni Gultom, S.T., M.TP., didampingi Kepala Bidang Cipta Karya, Ir. Junaidi, M.T., beserta jajaran staf terkait.

Dari pihak panitia pembangunan, hadir Ketua Panitia Dr. Ir. Rawing Rambang, M.P., bersama sejumlah anggota panitia serta Ketua Majelis Resort Palangka, Pdt. Gutmar Untung.

Pertemuan tersebut menjadi langkah penting dalam menyelaraskan kesiapan teknis pembangunan dengan agenda peresmian rumah ibadah yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon arsitektur keagamaan di Kota Palangka Raya.

Dalam rapat itu, Prof. Juni Gultom memaparkan perkembangan terkini pembangunan fisik Gereja Maranatha sekaligus membahas berbagai aspek yang perlu dituntaskan menjelang peresmian. Fokus pembahasan diarahkan pada penyelesaian pekerjaan akhir atau finishing, sehingga bangunan dapat dipersiapkan secara optimal sebelum digunakan secara resmi oleh jemaat.

Peresmian Gereja Maranatha direncanakan dilakukan langsung oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, pada awal Desember 2026. Agenda tersebut sekaligus menjadi momentum dimulainya pemanfaatan gedung gereja secara resmi bagi kegiatan peribadatan jemaat.

Menurut Prof. Juni Gultom, penjadwalan peresmian pada awal Desember memiliki nilai tersendiri karena berdekatan dengan perayaan Natal, yang menjadi momentum penting bagi umat Kristiani.

“Pemilihan awal Desember sangat sarat makna, mengingat bulan tersebut bertepatan dengan perayaan Natal yang menjadi momentum istimewa bagi kehidupan umat Kristiani,” ujar Prof. Juni dalam rapat koordinasi tersebut. Selasa (27/10/2026).

Pembangunan Gereja Maranatha menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas rumah ibadah yang representatif bagi masyarakat. Kehadiran bangunan ini diharapkan tidak hanya mendukung kebutuhan peribadatan jemaat, tetapi juga memperkaya identitas arsitektur dan wajah Kota Palangka Raya.

Proyek pembangunan tersebut didukung melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah di bawah kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran.

Melalui koordinasi yang intensif antara Dinas PUPR dan panitia pembangunan, seluruh pihak berharap proses penyelesaian pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana. Kesiapan infrastruktur, kelengkapan bangunan, serta koordinasi pelaksanaan menjadi perhatian penting agar peresmian dapat berlangsung tertib, lancar, dan khidmat.

Dengan target peresmian pada awal Desember 2026, Gereja Maranatha Palangka Raya diharapkan segera menjadi rumah ibadah yang dapat dimanfaatkan secara resmi oleh jemaat, sekaligus menjadi salah satu bangunan monumental yang memperkaya kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat Kalimantan Tengah.

(Red.GK) 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Exit mobile version