FBIM 2026 Tetap Digelar, Perahu Hias Ditiadakan : Fokus Efektivitas dan Penyesuaian Teknis
GlobalKalteng com || Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memastikan gelaran Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 tetap berlangsung sesuai agenda, meski dengan sejumlah penyesuaian. Salah satu perubahan mencolok adalah ditiadakannya lomba perahu hias yang selama ini menjadi daya tarik publik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalimantan Tengah, dr. Seniriaty, M.M.Kes, menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil bukan untuk mengurangi kemeriahan, melainkan demi meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan.
“FBIM tahun 2026 tetap dilaksanakan pada 17 hingga 22 Mei, sesuai agenda yang telah ditetapkan. Karena sudah masuk dalam Karisma Event Nusantara, maka seluruh rangkaian tetap berjalan,” ujarnya di Palangka Raya, Rabu (29/4/2026).
Menurutnya, tidak ada pengurangan jumlah kegiatan secara signifikan. Pemerintah justru melakukan penyesuaian agar pelaksanaan festival lebih terfokus dan optimal. Tahun ini, FBIM akan menghadirkan 12 event utama, ditambah berbagai kegiatan pendukung yang tetap mencerminkan kekayaan budaya Kalimantan Tengah.
Namun demikian, Seniriaty mengakui bahwa untuk lomba perahu hias belum dapat dilaksanakan tahun ini. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan aspek teknis yang dinilai belum memungkinkan.
“Karnaval budaya tetap ada karena itu menjadi ciri khas kita. Tetapi untuk perahu hias, tahun ini belum bisa dilaksanakan karena pertimbangan teknis,” jelasnya.
Kendati tanpa perahu hias, Pemerintah Provinsi Kalteng optimistis FBIM 2026 tetap menjadi magnet wisata budaya dan mampu menarik perhatian masyarakat luas. Festival tahunan ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya lokal, tetapi juga bagian dari strategi promosi pariwisata daerah di tingkat nasional.
Dengan masuknya FBIM dalam kalender Karisma Event Nusantara, pelaksanaan tahun ini diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya Bumi Tambun Bungai di mata publik.
Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk tetap berpartisipasi aktif dan menyukseskan FBIM 2026 sebagai simbol kebanggaan daerah yang terus hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.
(FS/Red.GK) 2026
