Dalam Rangka Pemantapan Lahan, Pemko Palangka Raya Akan Lakukan Pemetaan dan Evaluasi Lahan untuk Ketahanan Pangan
GlobalKalteng.com, PALANGKA RAYA – Hera Nugrahayu Pj Wali Kota Palangka Raya, mengungkapkan bahwa Palangka Raya memiliki total lahan kurang lebih seluas 10.555 hektar yang akan dipetakan dan dievaluasi kelayakannya dalam mendukung ketahanan pangan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Pemantapan Optimasi Lahan Food Estate Padi Nasional yang berlangsung di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II Kantor Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Kamis (29/08/2024).
Menurut Pj Wali Kota, proses pemetaan awal dilakukan untuk menentukan kesesuaian tata ruang lahan. “Kami sudah memetakan lahan mana yang bisa dan layak untuk ditanami. Kami masih belum membahas aspek teknis seperti kesuburan tanah, tetapi fokus pada kesesuaian tata ruang terlebih dahulu,” kata Hera Nugrahayu.
Hera Nugrahayu Pj Wali Kota menyebutkan bahwa akan ada 120 hektar lahan yang segera ditanami. Pemko Palangka Raya akan segera memulai penanaman di area yang telah dipetakan, sambil menunggu evaluasi lebih lanjut mengenai kesesuaian lahan dan tingkat kesuburan tanah itu sendiri.
Beberapa lokasi yang sudah dipastikan untuk penanaman tanaman pangan meliputi Kelurahan Rakumpit, Kelurahan Pager, dan lahan kelompok-kelompok tani di Palangka Raya.
Pj Wali Kota menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas program ketahanan pangan di Kota Palangka Raya.
“Kami akan terus melakukan evaluasi dan penyesuaian berdasarkan hasil pemetaan dan analisis kesuburan tanah. Langkah ini penting agar program ketahanan pangan di Palangka Raya dapat berjalan dengan efektif dan memberikan hasil yang optimal,” tutup Hera Nugrahayu Pj Wali Kota Palangka Raya.
(FS/Red)
