DPRD Palangka Raya Ingatkan Pentingnya Peran Keluarga Cegah Kekerasan Anak
GlobalKalteng.com || PALANGKA RAYA – Kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Palangka Raya masih menjadi perhatian serius. Sepanjang tahun 2025 tercatat sebanyak 43 kasus, sehingga diperlukan langkah konkret dan kolaboratif untuk menekan angka tersebut pada 2026.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Rana Muthia Oktari. Ia menekankan pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, sebagai kunci utama dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.
“Pengawasan dan edukasi bagi orang tua sangat penting agar mereka mampu memahami perubahan perilaku anak yang bisa menjadi tanda awal terjadinya kekerasan atau perundungan,” ujarnya, Senin (19/1/2026).
Selain keluarga, Rana juga menyoroti peran sekolah dalam upaya pencegahan. Menurutnya, penguatan fungsi guru Bimbingan dan Konseling (BK) serta wali kelas perlu dilakukan agar lebih peka terhadap kondisi psikologis anak.
Ia menilai guru harus mampu melihat perubahan sikap atau perilaku siswa yang berpotensi menjadi indikasi adanya kekerasan maupun perundungan.
Rana juga mengimbau masyarakat agar tidak bersikap acuh terhadap kasus kekerasan yang terjadi di lingkungan sekitar.
Ia menegaskan bahwa kepedulian bersama antara orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk menekan angka kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kota Palangka Raya.
(FS/Red.GK) 2026

Tinggalkan Balasan