Wakil Wali Kota Palangka Raya Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Secara Virtual, Pastikan Ketersediaan Bahan Pokok Tetap Terjaga
GLOBALKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi tingkat nasional secara virtual dari Ruang Command Center Kantor Wali Kota Palangka Raya, Selasa (27/1/2026). Rapat yang dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membahas kondisi inflasi umum di seluruh Indonesia beserta langkah-langkah penanganannya.
Berdasarkan data pusat yang dipaparkan dalam rapat, komoditas utama penyumbang andil inflasi nasional adalah emas perhiasan sebesar 0,79 persen, diikuti cabai merah (0,18 persen), ikan segar (0,15 persen), cabai rawit (0,15 persen), dan beras (0,15 persen).
Meskipun terdapat tekanan dari kondisi nasional, Achmad Zaini menuturkan bahwa indeks perkembangan harga di Kota Palangka Raya pada pekan ini tetap berada dalam kondisi stabil. Ia juga memastikan ketersediaan bahan pokok di seluruh pasar tradisional kota tercukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Indeks perkembangan harga secara umum di Palangka Raya masih stabil. Beberapa komoditas memang mengalami kenaikan, namun nilainya tetap berada dalam batas Harga Eceran Tertinggi (HET). Contohnya, daging ayam ras saat ini berada di kisaran Rp40.000 per kilogram,” jelas Zaini usai mengikuti rapat.
Wakil Wali Kota mengakui adanya kenaikan tipis pada komoditas cabai rawit di daerah ini, yang selaras dengan tren kenaikan di tingkat nasional dan turut memberikan kontribusi terhadap pergerakan indeks harga lokal.
Selain itu, data dari Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian Kota Palangka Raya menunjukkan adanya kenaikan harga pada komoditas ikan lokal, khususnya ikan gabus (haruan). Namun, Zaini menjelaskan bahwa kenaikan tersebut tidak memberikan dampak signifikan terhadap daya beli masyarakat secara luas.
“Ada sedikit kenaikan pada ikan haruan, namun hal ini tidak mengganggu stabilitas pasokan dan harga bahan pokok utama lainnya,” imbuhnya.
Zaini menegaskan bahwa seluruh komoditas strategis di Kota Palangka Raya tetap aman dan harganya stabil. “Untuk beras, gula pasir, telur, dan minyak goreng, harga serta stoknya tetap terkendali seperti periode sebelumnya. Kami menjamin tidak akan ada masalah ketersediaan untuk wilayah Palangka Raya,” pungkasnya.
(Red. GK)
2026
