RIWANTO MARBUN KASATKER BPJN WIL. II KALTENG, MENJELASKAN TERKAIT PENGERJAAN JALAN AREA TUMBANG NUSA KAB. PULANG PISAU MASIH DALAM TAHAP PENGERJAAN

 

Pengerjaan Jalan di area Tumbang Nusa Kab. Pulang Pisau Prov. Kalteng (Foto : Fahri)

GlobalKalteng.com,
Palangka Raya
– Terkait Pengerjaan Jalan di Area Tumbang
Nusa, Kabupaten Pulang Pisau Provinsi Kalimantan Tengah, Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jenderal Bina Marga Balai Wilayah
Kalimantan Tengah melalui Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Wilayah II, Riwanto Marbun,
ST.,MT via sambungan telepon kepada media online globalkalteng.com, mengatakan terkait
penanganan pengerjaan jalan nasional di Desa Tumbang Nusa tersebut bahwa pengerjaan
itu dinamakan pengerjaan jalan racing atau peninggian dimana sisi kiri dan
kanannya itu dikerjakan dengan lonjong,” kata Riwanto Marbun. Selasa
(10/10/2023).

Kemudian dua satment itu
pengerjaan lonjongnya sudah hampir selesai dan sekarang ini pengerjaan timbunan
dengan material timbunan pilihan, timbunan pilihan itu dilaksanakan itu bukan dengan
tanah biasa tetapi dilaksanakan dengan material timbunan pilihan yaitu tanah
berbutir dan ditambah juga dengan bebatuan supaya pondasinya itu ataupun timbunan
pilihan bisa lebih cepat padat dan bisa mendapatkan CBR atau kepadatan yang
memenuhi spesifikasi teknis.

“Riwanto Marbun juga menjelaskan
untuk tinggi timbunan material tanah itu nanti desainnya adalah ½ (Setengah)
 meter dari titik terendah jadi
nanti endingnya  akan selevel dengan
aspal cop nya,” jelasnya.

Terkait lamanya pengerjaan
jalan ini pengerjaannya sampai bulan juli tahun 2024 yang akan datang, dan
pengerjaan jalan ini mulai simpang kereng sampai pulang pisau mulai dari tiga
ruas simpang kereng-bereng bengkel-bereng bengkel-pilang-pilang pulang pisau
jadi pengerjaan ini bukan hanya pengerjaan jalan racing peninggian itu dengan
beronjong tapi ada juga pengerjaan pengaspalan nanti diluar itu lebih kurang
panjangnya 17 Km, itu pengerjaan kontruksi dan pelebaran namanya jadi juga ada
namanya pemeliharaan jalan rutin jalan disitu dan juga drainase sebagian dibersihkan
drainase alami artinya drainase yang sudah ada dibersihkan di pengerjaan ini,”
tutupnya. (Fahri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini