Rangga Lesmana Kupas Peluang dan Tantangan Entrepreneur Muda Kalteng di UM Palangka Raya
GLOBALKALTENG.COM, Palangka Raya — Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, S.Ip., M.M., tampil sebagai pembicara utama dalam Kuliah Umum Integrasi Teknologi dan Bisnis Dunia Kerja yang digelar Fakultas Bisnis dan Informatika Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, Senin (15/12/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Kampus I UM Palangka Raya ini mengusung tema “Peluang dan Tantangan Entrepreneur Muda Kalteng”.
Dalam paparannya, Rangga Lesmana menegaskan bahwa kemajuan teknologi digital telah membuka ruang luas bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk berwirausaha secara inovatif dan berdaya saing. Menurutnya, penguasaan teknologi informasi, pemanfaatan data, serta kemampuan membaca peluang pasar menjadi kunci utama dalam membangun bisnis yang berkelanjutan di era ekonomi digital.
“Entrepreneur muda harus mampu memadukan kreativitas, inovasi, dan teknologi. Tantangannya bukan hanya soal modal, tetapi bagaimana menciptakan nilai tambah, memanfaatkan platform digital, dan beradaptasi dengan perubahan yang sangat cepat,” ujar Rangga di hadapan ratusan mahasiswa.
Ia juga mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha sejak dini, tidak takut gagal, serta memanfaatkan ekosistem digital yang kini semakin terbuka, termasuk dukungan pemerintah daerah dalam pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM berbasis teknologi.
Kuliah umum ini menjadi forum strategis bagi mahasiswa Fakultas Bisnis dan Informatika untuk memperoleh wawasan praktis mengenai dunia kerja dan kewirausahaan, sekaligus memahami peran penting integrasi teknologi dalam membangun bisnis masa depan. Antusiasme peserta tampak tinggi, ditandai dengan sesi diskusi interaktif yang membahas peluang usaha lokal, tantangan sumber daya manusia, hingga strategi menghadapi persaingan global.
Melalui kegiatan ini, Universitas Muhammadiyah Palangka Raya berharap dapat mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjadi entrepreneur muda yang inovatif, adaptif, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi Kalimantan Tengah.
(FS/Red. GK)
