KEMENTERIAN PPN/BAPPENAS GELAR FORUM INFRASTRUKTUR WILAYAH (FIW) KALIMANTAN 2023

 

Press Conference dari kementerian PPN/Bappenas didampingi Kepala Bappeda Litbang Kalteng (Foto : Fahri) 

GlobalKalteng.com,
Palangka Raya
– Kementerian PPN/Bappenas RI menggelar
Forum  Infrastruktur Wilayah (FIW)
Kalimantan Tahun 2023, bertempat di M Bahalap Hotel Palangka Raya,
Kamis, (19/10/2023).

Deputi Sarana dan
Prasarana Kementerian PPN/Bappenas, Ervan Maksum membuka Forum Infrastruktur
Wilayah (FIW) Kalimantan 2023 bersama dengan Pemerintah Daerah dan pelaku usaha
agar dapat membahas dan mendiskusikan tentang infrastruktur strategis apa saja
yang akan dibangun terlebih dahulu untuk Provinsi Kalimantan. “Secara
substansial, FIW ini bertujuan untuk mendiskusikan ketersediaan infrastruktur
dalam mendukung pengembangan komoditas unggulan lalu mendiskusikan tantangan,
kendala (bottleneck), dan kesenjangan (gap) penyediaan infrastruktur dalam
mendukung pengembangan komoditas unggulan daerah dan usulan pembangunan
infrastruktur strategis,” ungkap Ervan.

Foto Bersama

Adapun pembangunan
infrastruktur wilayah dilakukan guna mendukung Rencana Kerja Pemerintah (RKP)
2023, khususnya Prioritas Nasional 5 “Memperkuat infrastruktur untuk mendukung
pengembangan ekonomi dasar”. Selain itu, pembangunan infrastruktur wilayah juga
menjadi bagian dari rangkaian pengendalianpencapaian pembangunan infrastruktur
nasional dan perencanaan pengembangan infrastruktur strategis nasional. Dalam
menyusun rencana pembangunan infrastruktur wilayah, dilakukan preliminary study
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 dan RPJPN
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional 2025-2045 sektor pembangunan
infrastruktur.

“Bagi kami, seluruh
masukan yang dihasilkan dari FIW Kalimantan 2023 ini akan kami pergunakan
sebagai bahan pertimbangan dalam mempertajam perencanaan penyediaan
infrastruktur kedepan” jelas Ervan. Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana
Kementerian PPN/Bappenas mengadakan kegiatan “Forum Infrastruktur Wilayah 2023”
dengan melibatkan berbagai pihak, di antaranya: Pemerintah Pusat, Pemerintah
Daerah, Akademisi dan Pelaku Usaha. Forum ini – 2 – diharapkan dapat
mengidentifikasi dan memetakan kebutuhan pembangunan infrastruktur strategis
yang dibutuhkan dalam mendukung pengembangan wilayah dan menjadi bahan masukan
dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
(Fahri/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini