Disdikpora Gunung Mas Sosialisasikan Kuliah Gratis 2026 bagi Guru PAUD, Dorong Peningkatan Kualifikasi Pendidik
GLOBALKALTENG.COM, Kuala Kurun – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya pendidik, khususnya guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Kuliah Gratis bagi Guru PAUD se-Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026, yang digelar di GPU Damang Batu, Kuala Kurun, Senin (5/1/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Disdikpora Kabupaten Gunung Mas dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah melalui Universitas Terbuka (UT) Palangka Raya. Sosialisasi dibuka secara resmi oleh Kepala Disdikpora Kabupaten Gunung Mas, Aprianto, serta dihadiri Bunda PAUD Kabupaten Gunung Mas, Mimie Mariatie Jaya S. Monong.
Turut hadir Kepala Subbagian Tata Usaha Universitas Terbuka Palangka Raya Diana Akhsa, Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas Disdikpora Gunung Mas Rameina Widyastuty, para kepala seksi di lingkungan Bidang Pembinaan PAUD dan Dikmas, narasumber Mary Victoria, para kepala satuan PAUD, serta ratusan pendidik PAUD dari berbagai kecamatan di Kabupaten Gunung Mas.
Sebanyak 250 calon penerima beasiswa kuliah gratis melalui Program Huma Betang 1 Keluarga 1 Sarjana tercatat mengikuti kegiatan tersebut, yang menunjukkan antusiasme tinggi dari para pendidik PAUD untuk meningkatkan kualifikasi akademik mereka.
Dalam sambutannya, Aprianto menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh, jelas, dan seragam kepada para guru PAUD terkait program Kuliah Gratis Tahun 2026. Program tersebut merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Gunung Mas yang didukung Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Universitas Terbuka Palangka Raya.
“Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh informasi resmi mengenai dasar hukum, kebijakan, manfaat program, persyaratan, mekanisme pendaftaran, tahapan seleksi, hingga hak dan kewajiban sebagai peserta. Semua ini penting agar program berjalan efektif dan tepat sasaran,” ujar Aprianto.
Ia menambahkan, pemahaman yang sama di antara seluruh peserta menjadi kunci dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan tinggi bagi guru PAUD di seluruh wilayah Kabupaten Gunung Mas. Dengan demikian, peningkatan kompetensi dan kualifikasi pendidik dapat dilakukan secara berkelanjutan sesuai standar nasional pendidikan.
Lebih lanjut, Aprianto menyampaikan bahwa sosialisasi ini juga dimaksudkan untuk memotivasi guru PAUD agar tidak ragu memanfaatkan kesempatan kuliah gratis sebagai sarana pengembangan diri dan peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini.
“Harapan kami, guru PAUD yang saat ini belum berkualifikasi sarjana (S1) dapat memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Setelah lulus S1, mereka juga diharapkan dapat melanjutkan ke Pendidikan Profesi Guru (PPG) untuk memperoleh sertifikat pendidik profesional,” katanya.
Menutup sambutannya, Kepala Disdikpora secara resmi membuka Sosialisasi Kuliah Gratis bagi Guru PAUD se-Kabupaten Gunung Mas Tahun 2026. Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan mutu pendidikan PAUD, sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul di Kabupaten Gunung Mas.
(FS/Red. GK)
