PUNCAK PERINGATAN HKAN TAHUN 2023, PEMPROV KALTENG KOMITMEN DUKUNG PENGELOLAAN KAWASAN KONSERVASI
GlobalKalteng.com, Palangka Raya – H. Edy Pratowo Wakil
Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah menghadiri Puncak Peringatan Hari
Konservasi Alam Nasional (HKAN) Tahun 2023 yang bertempat di Taman Wisata Alam (TWA)
Bukit Tangkiling, Kota Palangka Raya, Prov. Kalteng, Rabu (08/11/2023).
Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc Menteri Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (LHK) RI menghadiri secara langsung Acara Puncak Peringatan HKAN Tahun
2023. Dalam sambutannya, Menteri LHK RI menyampaikan penomena-penomena alam
yang dewasa ini terjadi mempertegas betapa pentingnya alam dengan fungsi
utamanya yaitu sebagai sistem penopang kehidupan bagi makhluk hidup sebagai
sumber daya bagi kehidupan dan kesejahteraan manusia.
“Saya ingin menegaskan pentingnya peran generasi muda pada gerakan my
green leaders dan green movement dari generasi muda termasuk
para kader konservasi,” tegas Menteri LHK RI.
H. Edy Pratowo Wagub Prov. Kalteng dalam sambutannya, mengatakan
ucapan terima kasih kepada Menteri LHK RI yang telah menunjuk Taman Wisata Alam
(TWA) Bukit Tangkiling Palangka Raya sebagai lokasi penyelenggaraan Puncak HKAN
Tahun 2023.
Wagub juga mengajak melalui Peringatan HKAN semua elemen
masyarakat untuk bersama-sama melakukan aksi nyata dalam melindungi hutan dan
ekosistemnya, dan mendukung aksi mitigasi perubahan iklim FOLU NET SINK 2030.
Hal ini selaras dengan tema peringatan tahun ini “Hapungkal Himba Kalingu”,
yang bermakna “Jiwa Yang Damai dalam Harmoni Rimba Belantara”.
“Sebagai wakil Pemerintah Pusat di daerah, Pemerintah Provinsi
Kalimantan Tengah tentunya berkomitmen dalam mendukung pengelolaan kawasan
konservasi tersebut,” katanya.
Kemudian disampaikan, luas wilayah Prov. Kalteng 15,3 juta
hektare, di mana 77,62 persen atau 11,9 juta hektare wilayahnya ditunjuk
sebagai kawasan hutan, terdiri dari Hutan Produksi 8,95 juta hektare, Hutan
Lindung seluas 1,35 juta hektare, dan Hutan Konservasi sekitar 1,62 juta
hektare. Wilayah yang ditunjuk sebagai kawasan hutan ini berperan penting
sebagai penyangga kehidupan dan pembangunan.
“Saya mengapresiasi Ibu Menteri LHK RI dan jajaran dalam upaya
penataan batas 100 persen di tahun 2023, termasuk batas kawasan konservasi di Provinsi
Kalimantan Tengah,” tuturnya.
“Demikian juga, penyelesaian tanah-tanah masyarakat dalam kawasan
hutan dalam rangka TORA (Tanah Objek Reforma Agraria). Saat ini telah selesai
di sembilan Kabupaten dan tersisa lima kabupaten lagi, yaitu Kab. Seruyan,
Kab. Barito Timur, Kab. Murung Raya, Kab. Pulang Pisau dan Kab. Sukamara. Kami
berterima kasih dan berharap bisa difasilitasi penyelesaiannya di tahun
2024,” ucapnya.
Selanjutnya di samping pengukuhan kawasan konservasi, efektivitas
pengelolaan kawasan juga tidak kalah penting. Saat ini dari 1,62 juta hektare
kawasan konservasi di Prov. Kalteng, seluas 1,34 juta hektare sudah ditetapkan
fungsi pokoknya menjadi Taman Nasional, Suaka Margasatwa, Cagar Alam, Taman
Wisata Alam yang dikelola pemerintah pusat. Selain itu, ada pula Taman Hutan
Raya (TAHURA) yang dikelola empat Pemerintah Kabupaten/Kota, yaitu Kabupaten
Gunung Mas, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Kotawaringin Barat, dan Kota Palangka
Raya.
“Dengan demikian, masih terdapat sekitar 286 ribu hektare Kawasan
Suaka Alam (KSA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KPA), yang belum ditetapkan
fungsi pokoknya untuk dapat dikelola secara efektif,” jelasnya.
Wagub mengharapkan adanya sinergi antara pemerintah pusat maupun
daerah, dalam mempercepat penetapan fungsi KSA dan KPA dalam fungsi pokoknya
dan pengelolaan lebih lanjut,” tandasnya.
Puncak Peringata ini dihadiri Kepala Badan Restorasi Gambut dan
Mangrove RI, Ketua Komisi IV DPR RI, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya
Alam dan Ekosistem (Dirjen KSDAE) KLHK Satyawan, Unsur Forkopimda Prov.
Kalteng, Sekretaris Daerah Prov. Kalteng, Bupati dan Pj. Bupati/ Pj. Wali Kota
se-Kalteng atau yang mewakili, Para Kepala Perangkat Daerah dan Instansi
Vertikal Provinsi dan Kota Palangka Raya serta Para Peserta HKAN Tahun 2023. (Fahri/Red)



Tinggalkan Balasan