Dua Organisasi, Satu Agenda Besar : KAGAMA dan PODSI Kalteng Siapkan Langkah Strategis untuk Bumi Tambun Bungai
GlobalKalteng.com | Palangka Raya
Dua organisasi besar di Kalimantan Tengah, Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Pengprov PODSI) Kalteng periode 2026–2030 dan Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kalteng, akan mengawali kepengurusan baru dengan membawa agenda yang lebih besar dari sekadar seremoni pelantikan.
Kedua organisasi tersebut dijadwalkan dilantik dan dikukuhkan secara bersamaan di Aula Jayang Tingang (AJT), Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Minggu (30/8/2026) malam mulai pukul 19.00 WIB.
Pelantikan bersama ini menjadi perhatian karena kedua organisasi berada di bawah kepemimpinan figur yang sama, yakni Prof. Juni Gultom. Momentum tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mempertemukan dua agenda berbeda namun memiliki irisan dalam mendorong pembangunan daerah, yakni penguatan identitas dan ekoturisme melalui KAGAMA serta peningkatan prestasi olahraga melalui PODSI.
Kesiapan agenda telah memasuki tahap akhir. Panitia gabungan dari kedua organisasi menggelar rapat pemantapan pada Sabtu (29/8), dipimpin langsung Prof. Juni Gultom.
Rapat tersebut diikuti Ketua Steering Committee (SC) Chandra Fuji Asmara, Wakil Ketua Pelaksana Warda Rocky, Sekretaris Novantri Setiawan, Bendahara Mery Anitha, Ririn Binti, Fitria Husna Tarina serta jajaran kepanitiaan lainnya.
Dalam rapat itu, seluruh koordinator menyampaikan laporan kesiapan masing-masing bidang, mulai dari konsumsi, penjemputan, akomodasi hingga kebutuhan hotel.
“Rapat tadi membahas persiapan akhir kedua panitia. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik,” kata Prof. Juni Gultom.
Pelantikan dan pengukuhan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum PB PODSI sekaligus Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA, M. Basuki Hadimuljono.
Sebelum prosesi utama berlangsung, panitia juga dijadwalkan menggelar gladi bersama pada Minggu (30/8/2026) pukul 15.30 WIB di Aula Jayang Tingang.
Namun, kekuatan agenda tersebut tidak berhenti pada pelantikan. KAGAMA Kalteng dan PODSI Kalteng langsung menyiapkan program substantif yang menyentuh dua sektor berbeda, tetapi sama-sama memiliki potensi strategis bagi daerah.
KAGAMA Kalteng akan menghadirkan talkshow mengenai city branding dengan mengangkat tema “Merajut Identitas Bumi Tambun Bungai dalam Bingkai Ekoturisme.”
Forum tersebut diarahkan untuk menggali bagaimana identitas lokal Kalteng dapat dikemas menjadi kekuatan daerah, khususnya dalam pengembangan pariwisata berbasis lingkungan dan karakter budaya.
Di sisi lain, PODSI Kalteng akan menggelar Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) 2026 sebagai forum untuk menyusun program kerja strategis periode 2026–2027.
Ketua SC Chandra Fuji Asmara mengatakan, salah satu fokus utama Rakerprov adalah membenahi pola pembinaan atlet agar berjalan profesional, transparan dan berkelanjutan.
Regenerasi juga menjadi agenda penting. Pengembangan atlet usia dini dinilai menjadi kunci untuk menjaga kesinambungan prestasi dayung Kalteng sekaligus melahirkan atlet yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional.
Tak hanya soal atlet, PODSI Kalteng juga akan mendorong pengembangan infrastruktur olahraga yang lebih terpadu melalui rencana pembangunan pusat sarana dan prasarana khusus cabang olahraga dayung.
Aspek tata kelola anggaran turut menjadi perhatian. Penggunaan dana akan diarahkan secara disiplin dan terukur agar setiap program pembinaan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan prestasi atlet.
Rangkaian agenda tersebut menunjukkan bahwa pelantikan bersama KAGAMA dan PODSI Kalteng tidak semata menjadi pergantian atau pengukuhan kepengurusan. Momentum ini sekaligus menjadi titik awal untuk menerjemahkan organisasi menjadi kekuatan yang lebih konkret bagi daerah.
KAGAMA membawa perspektif penguatan identitas daerah, city branding dan ekoturisme. Sementara PODSI membawa agenda pembinaan atlet, pembangunan infrastruktur olahraga dan pencapaian prestasi.
Prof. Juni Gultom berharap sinergi tersebut dapat melahirkan kontribusi yang lebih luas bagi Kalimantan Tengah.
“Kolaborasi dua agenda besar ini diharapkan tak hanya memperkuat ikatan alumni KAGAMA dan prestasi dayung Kalteng, tetapi juga memberikan dorongan strategis bagi pembangunan daerah berbasis ekoturisme dan olahraga,” pungkasnya.
(FS/Red.GK)

Tinggalkan Balasan