Pemprov Kalteng Gelar Tes Urine Massal Dadakan untuk 520 ASN, Wujud Komitmen “Kalteng BERSINAR”

Keterangan Foto : Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Kalteng saat melaksanakan tes urine massal

GLOBALKALTENG.COM, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menunjukkan ketegasan dalam menjaga kebersihan dan integritas aparatur dengan melaksanakan tes urine massal mendadak bagi 520 Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup provinsi. Kegiatan yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, pada Rabu (18/2/2026) merupakan langkah konkret untuk mewujudkan visi “Kalteng BERSINAR” (Bersih dari Narkoba).

Pelaksanaan deteksi dini ini dipimpin langsung oleh Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng, Brigjen Pol. Mada Roostanto. Wakil Gubernur Kalteng, H. Edy Pratowo, turut menyaksikan jalannya proses sebagai representasi dukungan penuh Gubernur terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

“Langkah ini merupakan arahan langsung dari pimpinan untuk memastikan pelayan masyarakat di Kalteng benar-benar bersih,” ujar sumber terkait dari Pemprov Kalteng. ASN diharapkan menjadi teladan bagi masyarakat dengan integritas tinggi, profesional, dan terbebas dari narkotika.

Proses tes dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dengan pengawasan ketat. Mulai dari registrasi, pengisian informed consent, hingga pengambilan sampel urine dilakukan secara transparan oleh tim BNNP Kalteng. Untuk menjamin akurasi, sampel diperiksa langsung di tempat menggunakan alat tes 7 parameter yang sensitif dalam mendeteksi berbagai jenis zat adiktif dan narkotika.

Kolaborasi antara Pemprov Kalteng dan BNNP Kalteng ini merupakan bagian dari implementasi Rencana Aksi Nasional P4GN. Melalui langkah tanpa kompromi ini, provinsi berupaya menjaga kualitas birokrasi, mencetak ASN yang BerAKHLAK, serta mengukuhkan Kalteng sebagai daerah yang sepenuhnya BERSINAR.

(Red. GK/Diskominfosantik Kalteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini