Jelang Tahun Baru 2026, Kecelakaan Maut Kembali Terjadi di Palangka Raya, Pengendara Ojol Tewas Ditabrak Ambulance
GLOBALKALTENG.COM, Palangka Raya – Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kota Palangka Raya kembali diguncang peristiwa kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa. Seorang pengendara ojek online (ojol) dilaporkan meninggal dunia usai terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil ambulance di persimpangan lampu merah Jalan Seth Adji Palangka Raya, Rabu pagi, 31 Desember 2025.
Insiden tragis tersebut terjadi sekitar pukul 08.19 WIB, saat kondisi lalu lintas di kawasan itu terpantau cukup ramai oleh aktivitas masyarakat. Berdasarkan informasi awal, pengendara ojol tengah melintas di persimpangan ketika sebuah ambulans diduga menerobos lampu merah dan menabraknya dengan keras.
Benturan kuat mengakibatkan korban terjatuh dan mengalami luka serius. Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian segera memberikan pertolongan dan melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwenang. Namun nahas, nyawa korban tidak tertolong.
Peristiwa kecelakaan ini terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar persimpangan. Rekaman video kejadian tersebut dengan cepat menyebar luas di media sosial dan menjadi perbincangan publik. Salah satu unggahan viral dibagikan oleh akun Facebook bernama Lala Nur, yang memperlihatkan detik-detik kecelakaan di persimpangan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami status ambulance saat melintas di lampu merah dan memastikan apakah kendaraan tersebut sedang dalam kondisi darurat.
Tragedi ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di Palangka Raya sepanjang akhir tahun 2025, sekaligus menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk senantiasa mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan, terlebih di momen menjelang pergantian tahun.
Pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan penjelasan resmi serta mengambil langkah tegas guna mencegah kejadian serupa terulang kembali di kemudian hari.
(FS/Red. GK)

Tinggalkan Balasan