Pemerintah Kalteng Respons Kritik Viral TikTok Soal Penyalahgunaan Kewenangan Kehutanan dan Proyek Smart Board

Keterangan Foto : Plt. Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana

GLOBALKALTENG.COM, Palangka Raya – Isu dugaan penyalahgunaan kewenangan di sektor kehutanan dan ketidakjelasan proyek pengadaan Smart Board (papan tulis interaktif) di Dinas Pendidikan Kalimantan Tengah (Kalteng) telah menjadi topik hangat di TikTok, dengan beberapa unggahan mencapai ratusan ribu penonton dan ratusan komentar yang memancing beragam opini publik. Menanggapi keresahan itu, Pemerintah Provinsi Kalteng memberikan klarifikasi resmi melalui Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalteng, Rangga Lesmana.

Rangga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalteng tidak menutup diri terhadap kritik publik, namun menegaskan seluruh kegiatan dan program daerah dijalankan sesuai peraturan yang berlaku dan berada di bawah pengawasan lembaga resmi negara. “Kami tidak anti kritik. Semua langkah kami ambil berdasarkan aturan dan diawasi oleh lembaga yang berwenang,” tegasnya pada Senin (27/10/2025).

Mengenai tudingan terkait sektor kehutanan, Rangga menyampaikan bahwa penggunaan kawasan hutan merupakan kewenangan eksklusif Pemerintah Pusat. Ia menambahkan, sejak tahun 2022, Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng tidak pernah memberikan rekomendasi pelepasan kawasan hutan untuk kepentingan apapun. Sebaliknya, instansi tersebut aktif bekerja sama dengan berbagai lembaga nasional (seperti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) dan internasional guna melindungi serta melestarikan hutan Kalteng yang merupakan salah satu simpul keanekaragaman hayati terbesar di Indonesia.

Sementara itu, Rangga menyatakan tudingan miring terhadap proyek pengadaan Smart Board di Dinas Pendidikan Kalteng tidak berdasar. Menurutnya, program tersebut telah terealisasi di berbagai sekolah di seluruh wilayah Kalteng dan berjalan dengan baik, dengan tujuan meningkatkan akses pembelajaran berbasis teknologi bagi siswa. Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalteng saat ini justru fokus pada peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, termasuk melalui penguatan fasilitas pembelajaran dan pelatihan guru.

Rangga mengajak masyarakat untuk menyampaikan kritik dan saran melalui saluran resmi Pemerintah Provinsi Kalteng agar informasi dapat diverifikasi secara akurat dan cepat.
(FS/Redaksi Global Kalteng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini